# @bolalobbadminton on Instagram

- **Type:** Image
- **Original URL:** https://www.instagram.com/p/DLEJjbhy_ty
- **Gondola URL:** https://gondola.cc/posts/31549661-bolalobbadminton-instagram
- **Thumbnail:** https://img.gondola.cc/tr:w-,h-,fo-auto/postThumbnails/d9139b5cd2.jpg
- **Posted:** 2025-06-19T02:00:28.000+00:00
- **Account Owner:** Bolalob Badminton (@bolalobbadminton) — https://gondola.cc/bolalobbadminton

## Caption

Pemain ganda campuran, Dejan Ferdinansyah kembali alami pergantian pasangan setelah melalui enam bulan bergabung dengan Pelatnas Cipayung. Di awal tahun, saat menjejaki Pelatnas untuk kali pertama, Dejan dipasangkan dengan pemain dari sektor ganda putri, Siti Fadia Silva Ramadhanti. Namun, Jumat lalu (13/6) partnership yang telah berjalan enam bulan tersebut diputuskan usai. PBSI kini tengah menjaring nama baru untuk mendampingi Dejan. 

Dejan mengaku sudah mendapatkan gambaran mengenai calon pasangannya dari pelatih, Rionny Mainaky. Namun, hal tersebut masih belum ditetapkan karena menunggu proses diskusi dengan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian.

“Obrolan terakhir itu mau dicoba dengan pemain pratama, karena yang di utama kan memang sudah punya pasangan masing-masing. Mereka juga sudah punya ranking yang cukup baik. Mungkin bisa dipecah lagi, (tergantung) bagaimana pelatih. Untuk sekarang yang masih bisa dipecah banget itu kan yang pratama, jadi opsinya mungkin itu. Tapi tidak menutup kemungkinan sama pemain utama,” urai Dejan. 

Jika pada akhirnya diputuskan berpasangan dengan pemain pratama, Dejan mengaku akan menerima. Namun, ia juga meminta kelonggaran waktu mengingat PR yang ditanggung akan lebih banyak. 

“Ada beberapa pemain senior yang partneran dengan pemain junior juga ngga langsung juara, contohnya Yuta (Watanabe), Tang Chun Man, dan Terry (Hee). Ngga gampang lah mulai dari awal. Tapi, saya pribadi sih ngga masalah kalau harus mulai dari awal lagi, hanya mungkin butuh waktu. Ngga langsung punya hasil,” tambahnya. 

“Tapi, kalau misalnya sama yang udah sama-sama kuat, mau hasil ya ayok. Maksudnya karena PR-nya kan ngga terlalu banyak, ya. Penyesuaian lebih cepat. Contohnya, kemarin sama Fadia aja kan baru di-partnerin enam bulan dengan keterbatasan latihan, setidaknya bisa bersaing. Kalahnya juga bukan yang gampang, dari pemain unggulan,” terangnya lagi. 

Dengan proses penentuan pasangan yang belum pasti, Dejan mengaku belum mengetahui kapan akan bertanding.

#bolalobbadminton 
#DejanFerdinansyah

## Stats

- **Views:** 0
- **Likes:** 4,311
- **Shares:** 0
- **Comments:** 176

## Tags

bolalobbadminton, dejanferdinansyah

---
Copyright (c) Gondola