# @bolalobbadminton on Instagram

- **Type:** Image
- **Original URL:** https://www.instagram.com/p/DOON3dpCdXR
- **Gondola URL:** https://gondola.cc/posts/34282491-bolalobbadminton-instagram
- **Thumbnail:** https://img.gondola.cc/tr:w-,h-,fo-auto/postThumbnails/ccd67527d0.jpg
- **Posted:** 2025-09-05T13:24:45.000+00:00
- **Account Owner:** Bolalob Badminton (@bolalobbadminton) — https://gondola.cc/bolalobbadminton

## Caption

Pelatih ganda putri utama, Karel Mainaky ungkap kekecewaan setelah asuhannya pulang tanpa hasil di Badminton World Championships 2025. Di turnamen mayor tersebut sektor ganda putri diperkuat oleh Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. Untuk Fadia/Lanny, Karel menilai permainan mereka sama sekali tak keluar. Sementara untuk Ana/Tiwi, meski sempat membuat kejutan mengalahkan Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea), mereka justru tampil antiklimaks saat melawan pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi. 

“Kalau dilihat dari persiapan, ternyata hasilnya cuma segitu, ya bagi saya sangat mengecewakan. Dari latihan saya merasa cukup, tapi di pertandingan bisa dibilang ngga keluar mainnya, terutama Lanny/Fadia. Saya sudah programkan dua ganda putri untuk menghadapi lawan berbeda,” ungkapnya. 

“Saat ditanya kenapa mereka main seperti itu karena mau mencoba, tapi ngga nemu gitu loh. Mungkin kalau dikupas secara detail, bisa jadi tegang. Cuma mereka ngga ngomong langsung (soal ketegangan), ya. Hanya saja dari cara jawabnya, menurut saya sih karena kebanyakan mikir lah. Seharusnya main saja dulu gitu, apa yang sudah dilatih dipraktekkan,” tambahnya.

Capaian tersebut menguatkan pendirian Karel untuk merombak penuh skuad ganda putri. Meskipun sempat terkesan dengan permainan Ana/Tiwi saat menjegal Baek/Lee, tetapi impresi tersebut pupus usai melihat permainan mereka di babak berikutnya. 

“Tadinya, saat melihat Ana/Tiwi bisa melewati pasangan Korea (Baek Ha Na/Lee So Hee) dan bagus, sempat ada pikiran kalau bisa juara bisa dipertahankan atau gimana. Tapi ternyata saat bertemu pasangan Jepang (Kie Nakanishi/Rin Iwanaga) yang sebetulnya masih di bawah pasangan lain, saya cukup yakin dengan peluang, tapi kenyataannya malah berbeda. Mungkin karena kedudukan head to head berimbang, malah jadi tegang. Mereka ngga ngomong langsung, saya menilai dari jawaban mereka,” ulasnya.

Usai BWC, ganda putri akan datang dengan kekuatan baru. Fadia akan kembali berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Pasangan lain adalah Ana/Meilysa Trias Puspitasari, Lanny/Tiwi, dan Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose.

#bolalobadminton 
#BWC2025

## Stats

- **Views:** 0
- **Likes:** 1,732
- **Shares:** 0
- **Comments:** 86

## Tags

bolalobadminton, bwc2025

---
Copyright (c) Gondola