Tunggal putri, An Se Young (1/ Korea) melalui laga dramatis untuk menjemput gelar keduanya di All England. Laga final tunggal putri yang berlangsung Minggu malam (16/3) merupakan final ideal yang mempertemukan dua tunggal putri teratas dalam peringkat BWF, An Se Young dan Wang Zhi Yi (2/ China). Kualitas dua terbaik pun terlihat dalam laga yang berjalan sepanjang 95 menit. Kedua pemain tak hanya beradu kemampuan teknis, mereka juga menunjukkan kegigihan dan keuletan.
Beberapa reli terjadi dalam durasi panjang. Salah satunya memecah rekor dengan jumlah 79 pukulan dalam waktu 88,5 detik, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Pusarla V. Sindhu vs Nozomi Okuhara di Kejuaraan Dunia 2017.
"Hari ini (16/3) terasa sangat melelahkan. Meski persiapan saya tidak berjalan sesuai rencana, membuat hati tidak nyaman dan berat, tapi syukurlah karena saya tidak menyerah dan mampu bertahan sampai akhir. Akhirnya juga bisa membuahkan hasil yang baik," ucap An Se Young usai pertandingan.
"Saya ra...
Suggested Credits
Tags, Events, and Projects