Kejuaraan All England Super 1000 telah berakhir, Minggu (16/3). Indonesia menempatkan satu wakil di final lewat Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Namun, Leo/Bagas sebagai wakil satu-satunya tak dapat mengonversi menjadi kemenangan. Hasil ini membuat tren apik Indonesia di All England yang selalu juara sejak 2016 terhenti.
Dalam kejuaraan ini, Indonesia mengirimkan 12 wakil untuk bertanding. Dari 12 wakil tersebut, Indonesia hanya dapat mengantarkan empat wakil ke babak perempatfinal.
Meski tak dapat meneruskan tradisi juara, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi mengapresiasi perjuangan atlet. Ia menilai perjuangan dan progress pemain tak mengecewakan, lawan pun tak mudah mengalahkan mereka.
Selanjutnya, perjalanan tim berlanjut ke Swiss Open. Eng Hian berharap ada perbaikan hasil mengingat level lebih rendah. Ia juga menjelaskan alasan sektor tunggal putra absen di turnamen tersebut.
“Untuk sektor tunggal putra memang kita tidak mengirimkan wakil di Swiss Open karena untuk lev...
Suggested Credits
Tags, Events, and Projects