Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjuarai China Open 2025, Minggu malam (28/7) setelah mengandaskan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) 21-15, 21-14. Di atas kertas, capaian tersebut memutus kekeringan gelar tim Indonesia di papan atas selama 252 hari, terhitung sejak terakhir kali Fajar Alfian/M. Rian Ardianto memenangkan Kumamoto Masters 2024 yang menjadi gelar terakhir Indonesia sebelum paceklik. Catatan lainnya, Indonesia menjadi negara yang memutus dominasi Korea dan Malaysia yang "tanpa lawan" di puncak podium Super 500 ke atas untuk sektor ganda putra.
Gelar ini sudah diperhitungkan Fajar sebelumnya. Ia bahkan sudah memiliki ekspektasi tinggi sejak Japan Open Super 750 yang berlangsung seminggu sebelum China Open Super 1000. Hanya saja ekspektasi tersebut meleset dan baru terwujud di turnamen kedua Fajar/Fikri. Ia pun memberi ucapan terima kasih untuk berbagai pihak, dan terkhusus untuk legenda badminton asal Bandung yang baru saja berpulang, Iie Sumirat.
"Sebenarnya kami ...
Suggested Credits
Tags, Events, and Projects