Pemain ganda campuran ranking dua dunia, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin lewati tantangan berat sebelum menjangkau babak final China Open 2025. Menghadapi pasangan muda asal Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di babak semifinal (26/7), Wei Ya Xin atau karib disapa Yaya mengaku kesulitan menjawab serangan berkualitas yang dimiliki lawan. Ia menilai lawannya memiliki kemampuan teknik yang bagus dan mentalitas yang baik di dalam lapangan. Usai pertandingan, ia memberi ulasan panjang di mixed zone.
"Mereka sangat tangguh. Termasuk serangan mereka, itu kelas dunia. Untuk hari ini mereka melawan balik dengan sangat gigih. Itu sesuatu yang perlu kami pelajari ke depannya," urai Wei Ya Xin.
"Jadi, di saat pertandingan, kami mencoba beradaptasi dengan pendekatan mereka. Mereka tidak mudah tumbang. Entah mereka mengambil poin dengan meyakinkan atau mati-matian mengambil poin. Sejujurnya, itulah impresi yang mereka berikan pada kami, 'harus dapat poin atau memukul law...
Suggested Credits
Tags, Events, and Projects