Hari kedua di Hat Yai…
Aku mulai merasa pintar…
Karena aku punya senjata:
Google Translate.
Aku bilang dalam hati:
“Sekarang… dunia dalam genggaman!”
Aku arahkan kamera ke tulisan Thailand…
Muncul terjemahan:
“Ayam bahagia meloncat di kebun cinta.”
Aku diam…
By ulang scan lagi…
Keluar lagi:
“Bebek emosional mencari jati diri.”
Aku mulai mikir…
“Ini aku lagi lapar… atau lagi baca puisi filsafat?” 😭
Masuklah aku ke café…
Aku lihat menu…
Aku scan lagi…
Hasilnya:
“Nasi goreng kesepian dengan telur penuh harapan.”
Aku langsung bilang ke abang kasir:
“Bang… saya pesen yang udah move on aja ya…”
Abangnya senyum…
Kayaknya dia ngerti…
Atau dia kasihan 😭
Makanan datang…
Aku lihat…
Ini bukan nasi goreng biasa…
Ini nasi goreng yang kayak bilang:
“Hidup nggak selalu sesuai ekspektasi…”
Aku makan…
Enak sih…
Tapi dalam hati aku masih mikir:
“Ini ayam bahagia… atau ayam yang dipaksa bahagia?” 😭
Aku coba bayar pakai QR…
Scan…
Gagal.
Aku scan lagi…
Gagal.
Aku scan lagi…
HP-ku tiba-tiba kayak mikir:
“...
Suggested Credits
Tags, Events, and Projects