facebook pixel
Selat Hormuz, jalur pelayaran yang biasa dilintasi puluhan kapal setiap hari sebagai urat nadi energi dunia, kini nyaris lumpuh akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Data terbaru IMF PortWatch mencatat lalu lintas kapal anjlok ke sekitar 34 kapal per hari — jauh dari rata-rata normal 88 kapal per hari, atau hanya sekitar 39% dari volume biasanya. Krisis memburuk sejak Angkatan Laut IRGC Iran mendeklarasikan penutupan resmi selat pada 12 Juli 2026, menyusul insiden penembakan kapal dan rangkaian serangan balasan antara AS dan Iran. Kesepakatan gencatan senjata yang sempat ditandatangani pada 17 Juni (Islamabad Memorandum) gagal bertahan lama setelah serangan baru terhadap kapal-kapal komersial memicu Presiden Trump menyatakan gencatan senjata berakhir pada 8 Juli. Dampaknya terasa luas: sekitar 380 kapal kini terdampar di kedua sisi selat, sembilan perusahaan pelayaran kontainer terbesar dunia telah menghentikan rute Hormuz dan mengalihkan pengiriman Asia-Eropa lewa...
    Suggested Credits
    Tags, Events, and Projects