Banyak yang mengira memaafkan adalah tanda kita kalah, lemah, atau membenarkan perbuatan orang yang telah melukai kita.
Padahal kenyataannya justru sebaliknya:
Menyimpan dendam itu ibarat meminum racun setiap hari, lalu berharap orang lain yang celaka. Yang tersiksa bukan mereka, melainkan hati, pikiran, dan kesehatan tubuh kita sendiri.
Ketahuilah, memaafkan bukanlah hadiah untuk pelaku kesalahan. Memaafkan adalah hadiah kemerdekaan bagi diri Anda sendiri—agar Anda tidak lagi disandera oleh masa lalu yang tidak bisa diubah.
Ketika Anda memilih untuk ikhlas dan melepaskan, saat itulah beban terberat di pundak Anda luruh berganti ketenangan sejati.
Geser slide sampai akhir untuk latihan melepaskan rasa sakit hati secara perlahan malam ini.
Ketik "SAYA IKHLAS" di kolom komentar jika Anda siap membebaskan diri dari beban masa lalu dan melangkah dengan hati yang lebih lapang.
.
.
#AhmadFaizZainuddin #ThePowerOfForgiveness #Memaafkan #IkhlasPasrah #KetenanganHati